Connect with us

Hukrim

Tendang Pacar Hamil, Polres Minahasa Bekuk Alfa

Published

on

PRIA dengan inisial AM alias Alfa (19), warga Lembean Timur, terpaksa  diamankan Tim Resmob Polres Minahasa, Jumat (17/01/2020). Alfa diduga telah melakukan penganiayaan terhadap pacarnya.

 Tersangka diamankan saat berada di rumahnya oleh petugas yang dipimpin Aiptu Rony Wentuk. Kasubbag Humas Polres Minahasa, Iptu Ferdy Pelengkahu membenarkan kasus penganiayaan dengan korban T (17), warga Langowan Timur.

“Dalam laporan polisi disebutkan bahwa, sekitar Desember 2019 korban memberitahukan dirinya telah mengandung (hamil) kepada pelaku,” ujar Kasubbag Humas.

Tak lama kemudian, korban dan orang tuanya mendatangi pelaku, dan diperoleh kesepakatan korban dan pelaku akan segera dinikahkan. “Namun pada 23 dan 24 Desember 2019, pelaku dilaporkan menendang perut korban hingga jatuh dari tempat tidur,” jelas Kasubbag Humas. Akibatnya, di akhir tahun 2019 lalu korban mengalami sakit perut yang luar biasa dan harus dibawa ke rumah sakit.

“Orang tua korban merasa keberatan, lalu melaporkan kejadian ini ke Polres Minahasa. Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut,” tutup Kasubbag Humas seperti dilansir tribratanews Polda Sulut. (trb/*)

Continue Reading

Berita Utama

Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Temukan Jerigen Hidrokarbon

Published

on

By

Jakarta, Trensulut.com – Api yang menyulut terjadinya kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI lalu, diduga kuat adanya unsur sabotase. Diperoleh informasi, penyidik Polri menemukan barang bukti di sisa puing kebakaran berupa jerigen yang dipakai mengisi cairan hidrokarbon di lokasi kejadian.

Temuan yang menguatkan adanya unsur sabotase itu, setelah penyidik melakukan enam kali olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hal ini dibenarkan Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dia mengatakan selain jeriken berisi cairan, ditemukan pula beberapa botol dan kaleng berisi cairan. “Beberapa botol berisi cairan, jeriken berisi cairan, kaleng,” ungkap Listyo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/09/2020).

Listyo mengungkapkan, ada sejumlah cairan yang mengandung senyawa hidrokarbon. Cairan itu mempercepat api menjalar ke bagian gedung lainnya. Temuan lain penyidik pun membawa pada kesimpulan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

“Kami berkomitmen untuk tidak ragu dalam memproses siapapun yang terlibat dan dihadapkan ke publik,” jelas dia. Sejauh ini, sudah 131 saksi yang diperiksa penyidik dari unsur pekerja renovasi, office boy, hingga pegawai dan PNS Kejagung. Di antaranya diketahui berada dekat dengan titik awal api yang kemudian membakar seluruh lantai Gedung Utama Kejagung. Saat ini  ahli pidana terus melakukan pendalaman  atas kasus ini. (lp/sbr)

Continue Reading

Berita Utama

Cemburu Berujung Maut, Ini Penjelasan Pelaku

Published

on

By

AK alias Untus (22) warga Teling lingkungan I kecamatan Wanea ditangkap Tim Resmob Polda Sulut Sabtu (31/8/2019) dini hari, sekitar pukul 01.49 Wita.

Pelaku dalam penjelasaanya mengaku dirinya marah terhadap korban karena diduga mengganggu pacarnya. Iptu Batara Indra yang memimpin penangkapan tersebut mengatakan.

“Korban dan tersangka teman dekat, namun sesuai pengakuan tersangka, dia marah kepada korban karena diduga korban mengganggu pacarnya,” ujar Batara yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Pineleng ini, Sabtu (31/08/2019).

Lanjutnya, selain melakukan kasus pembunuhan, tersangka juga seorang residivis kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam dan masih bebas bersyarat.

Pelaku sendiri terpaksa mendapatkan hadiah timah panas dikarenakan mencoba lakukan perlawanan saat akan ditangkap oleh polisi. Tidak tanggung-tanggung, timah panas tersebut bersarang di kedua kaki pelaku.

“Saat akan ditangkap, tersangka mencoba melawan, sehingga anggota saya mengambil langkah tegas, dengan menembak ke dua kaki tersangka,” katanya.

Saat ini barang bukti berupa pisau besi putih juga diamankan di tangan tersangka.

“Tersangka ditangkap saat bersembunyi di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut, Sabtu (31/8/2019) dini hari, sekitar pukul 01.49 Wita,” jelasnya.

Setelah dirawat di rumah sakit Bhayangkara, tersangka bersama barang bukti pisau besi putih digiring ke Mapolresta Manado. (rol)

Continue Reading

Berita Utama

Dianiaya Empat Orang, Warga Mahakeret Bersimbah Darah

Published

on

By

Nasib naas menimpa lelaki Daniel Chandra Palendeng (23) warga Mahakeret Timur Kecamatan Wenang Utara. Pasalnya ia harus dibawa ke rumah sakit dengan luka yang cukup serius dengan bersimbah darah akibat penganiayaan secara bersama-sama oleh empat orang pelaku yakni, Joan Pade (20) warga Titiwungen kecamatan Sario, Riko Nugroho (18) warga Winangun kecamatan Malalayang, Exel Tompinit (21) warga Winangun Malalayang dan Vikri Suna (21) warga Pakowa kecamatan Wanea.

Kejadian pada hari Rabu (28/8) di belakang Hotel Virgo Kelurahan Winangun Satu Lingkungan IV Kecamatan Malalayang Kota Manado sekira pukul 05.00 subuh itu sesuai keterangan saksi sekaligus pelaku Joan, berawal ia bersama teman-temannya sedang pesta miras disebidang tanah yang tidak jauh dari rumah orang tua salah-satu pelaku Riko Nugroho, dan terjadi perselisihan. Alhasil Dia (Joan) Cs menganiaya korban dengan cara menikam dengan pisau dibagian paha sebelah kiri. Kemudian Dia sendiri memanah dengan menggunakan panah wayer dan mengena dibagian lengan kanan atas. Tidak sampai disitu saja, pelaku lainnya yakni Axel Tompinit memukul korban menggunakan botol dikepala disusul dengan tikaman pecahan botol kewajah korban.

Akibat kejadian itu, korban dilarikan ke rumah sakit oleh rekan-rekan lainnya dengan menggunakan sepeda motor. Keterangan berbeda datang dari pelaku Riko, kata dia kejadian itu dengan maksud ingin membalaskan dendam kepada korban akibat pernah berselisih paham orang tua kandung pelaku Axel, dan akhirnya peristiwa naaas itu terjadi.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. “Saat ini para pelaku sudah menyerahkan diri, dan barang bukti berupa pisau dan panah wayer sudah diamankan unit reskrim,” tandas Aruan. (rol)

Continue Reading

Trending