Connect with us

Berita Utama

Sulut United Rekrut Eks Timnas dari PSM Makassar

Dedi Gusmawan

Published

on

Manado, Trensulut.com – Klub kebanggaan warga Sulawesi Utara, Sulut United terus berbenah dalam menatap laga Liga 2 musim 2020. Guna terus menambah kekuatan tim, manajemen Sulut United resmi merekrut Dedi Gusmawan dari PSM Makassar dengan status pinjaman.

Berposisi sebagai pemain belakang, Dedi Gusmawan memiliki catatan karir yang menawan. Dedi Gusmawan mengawali karir di klub PSDS Deli Serdang yang merupakan klub asal tempat kelahirannya di Sumatera Utara.

Karir Dedi berlanjut bersama klub asal Pulau Sumatera lainnya yakni PSPS Pekanbaru pada tahun 2008 hingga 2012. Kemampuan Dedi terus berkembang dengan bergabung bersama Mitra Kukar pada tahun 2013.

Saat di Mitra Kukar, karir Timnas Senior seorang Dedi Gusmawan dimulai pada tahun 2014. Sebelumnya Dedi Gusmawan pula sering menjadi anggota skuad Timnas Indonesia di level Junior.

Sejak masih memperkuat PSDS Deli Serdang, Dedi telah mendapatkan panggilan Timnas. Selanjutnya Dedi Gusmawan kembali masuk skuad Tim Garuda saat dilatih oleh pelatih Alfred Riedl pada tahun 2016.

Terakhir pemain berusia 34 tahun tersebut mendapat panggilan Timnas pada tahun 2019 saat membela Semen Padang. Dedi Gusmawan pula pernah direkrut klub asal Myanmar, Zeyar Shwe Myay pada tahun 2015 sebelum akhirnya kembali memperkuat Mitra Kukar pada tahun 2016 hingga 2018.

Karir Dedi Gusmawan di Liga 1 kemudian dilanjutkan dengan membela Semen Padang di tahun 2019 dan PSM Makassar di tahun 2020 ini.

Segudang pengalaman serta kemampuan teknis seorang Dedi Gusmawan diharapkan manajemen Sulut United memperkuat komposisi pemain yang telah ada. “Dedi pemain berpengalaman, kedatangan dia akan memberikan pengaruh positif baik dari keharmonisan tim dan di taktikal,” ujar Manajer Tim Sulut United, Muhammad Ridho.

“Kita bersyukur ada tambahan pemain belakang Dedi Gusmawan, semoga dengan datangnya Dedi ini menambah kekuatan kita (Sulut United) di lini belakang dan juga menjadi kebersamaan serta kesatuan tim yang kuat untuk mencapai target,” ujar Head Coach Sulut United, Ricky Nelson. (ts/*)

Continue Reading

Berita Utama

KPU Sulut Larang Bapaslon Bawa Massa dan Konvoi

Penetapan Calon Gubernur dan Wagub via Zoom

Published

on

By

Manado, Trensulut.com– Penetapan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur oleh KPU Sulut tahun ini, berbeda dengan pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Pasalnya di tengah pandemi ini, Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) dilarang membawa massa pendukung dan melakukan konvoi pada saat penetapan calon yang akan dilaksanakan Rabu, (23/09/2020), di Kantor KPU Sulut.

“Jika memenuhi persyaratan, paslon dilarang membawa massa pendukung. Juga menghindari perayaan perayaan atau euforia seperti pengumpulan massa, konvoi atau iring iringan agar tidak dilakukan, karena kita melaksankan pemilihan di masa pandemi covid 19. Dan ini harus dipatuhi oleh seluruh bakal calon,”jelas Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh, saat diwawancarai awak media.

Dikatakan Mewoh, dalam penetapan ini, KPU Sulut akan melakukan pleno secara internal terkait hasil verifikasi yang sudah dilakukan sepanjang tahapan berjalan. “Jika hasil verifikasinya memenuhi ketentuan persyaratan, baik pencalonan maupun syarat calon, maka kita akan tetapkan sebagai calon peserta pemilihan. Jika perseyaratan tidak memenuhi ketentuan, maka tidak kita tetapkan sebagai calon atau statusnya tidak memenuhi syarat,”ujar Mewoh.

Lanjutnya, setelah kita tetapkan, maka akan diumumkan secara luas melalui website KPU maupun papan pengumuman di KPU Sulut dan melalui media massa.

“Nantinya Paslon juga tidak hadir saat penetapan, hanya melalui via zoom. Paslon bisa hadir saat pencabutan nomor urut pada Kamis (24/09/2020) dengan catatan tidak membawa massa dan melakukan konvoi,”tegas Mewoh sambil mengimbau bagi bakal calon agar dapat menerima hasil yang sudah ditetapkan oleh KPU.(ts)

Continue Reading

Berita Utama

Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Temukan Jerigen Hidrokarbon

Published

on

By

Jakarta, Trensulut.com – Api yang menyulut terjadinya kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI lalu, diduga kuat adanya unsur sabotase. Diperoleh informasi, penyidik Polri menemukan barang bukti di sisa puing kebakaran berupa jerigen yang dipakai mengisi cairan hidrokarbon di lokasi kejadian.

Temuan yang menguatkan adanya unsur sabotase itu, setelah penyidik melakukan enam kali olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hal ini dibenarkan Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dia mengatakan selain jeriken berisi cairan, ditemukan pula beberapa botol dan kaleng berisi cairan. “Beberapa botol berisi cairan, jeriken berisi cairan, kaleng,” ungkap Listyo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/09/2020).

Listyo mengungkapkan, ada sejumlah cairan yang mengandung senyawa hidrokarbon. Cairan itu mempercepat api menjalar ke bagian gedung lainnya. Temuan lain penyidik pun membawa pada kesimpulan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

“Kami berkomitmen untuk tidak ragu dalam memproses siapapun yang terlibat dan dihadapkan ke publik,” jelas dia. Sejauh ini, sudah 131 saksi yang diperiksa penyidik dari unsur pekerja renovasi, office boy, hingga pegawai dan PNS Kejagung. Di antaranya diketahui berada dekat dengan titik awal api yang kemudian membakar seluruh lantai Gedung Utama Kejagung. Saat ini  ahli pidana terus melakukan pendalaman  atas kasus ini. (lp/sbr)

Continue Reading

Berita Utama

DPS di Pilkada Sulut 1,8 Juta Pemilih, BMR 409.909 Pemilih

Published

on

By

Manado, Trensulut.com – Rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pilkada Sulawesi Utara 2020 mencatat terdapat  1.828.285 pemilih untuk Pilkada di Sulut. Jumlah ini terbagi untuk pemilih perempuan 903.916 dan 924.369 pemilih laki-laki.

Jumlah DPS tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019 silam. Dimana, pada tahun lalu tercatat ada 1.907.841 pemilih. Dari jumlah itu terjadi penurunan 79.556 pemilih.

Sedangkan untuk pemilih terbanyak berada di Kota Manado, yakni sebanyak 327.729 pemilih yang tersebar di 11 Kecamatan, 87 Kelurahan, dan 979 TPS (Tempat Pemungutan Suara), diikuti Minahasa 247.781 pemilih. Tersebar di 25 Kecamatan, 270 Desa dan 686 TPS.

Sementara suara pemilih di Bolmong Raya (BMR) secara total di 5 kabupaten/kota mencapai 409.909 pemilih. Detailnya untuk Boltim 53.410 pemilih, Bolsel (47.238),  Bolmut (57.147),  Bolmong (166.882), dan Kotamobagu 85.232 pemilih.

Jumlah DPS Sulut untuk Pilkada ini sempat dikritisi Bawaslu. “Meskipun mendapat resistensi dari Bawaslu Sulut terkait penundaan pleno, kita bersyukur rapat pleno terbuka rekapitulasi DPS ini boleh berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Ketua KPU Sulut, Dr Ardiles Mewoh, Selasa (15/09), di Hotel Fourpoint Manado.

Mewoh juga mengapresiasi kepada Bawaslu Sulut yang hadir melakukan pengawasan meski ada beberapa catatan-catatan.  “Kita bersyukur karna teman-teman bawaslu hadir langsung melakukan pengawasan. Karna untuk mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas harus dengan peran yang strategis dari Bawaslu dan stakholder,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda mengatakan, Bawaslu diberikan kewenangan UU untuk mengawasi seluruh tahapan. Dimana untuk memastikan apakah semua proses sudah sesuai prosedural.

“Bawaslu akan mengoreksi apabila ada prosedur dan data yang tidak sesuai. Dan proses itu akhirnya kita mendapatkan hasil walaupun ada catatan-catatan,”ujar Malonda sambil berharap hasil catatan bawaslu ditindak lanjuti.”pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner KPU Sulut Yessy Momongan, Lanny Ointu, Salman Saelangi, Pimpinan Bawaslu Sulut Kenly Poluan, Erwin Umbola, Mustarim Humagi, perwakilan parpol dan stakeholder.(ts/*)

Continue Reading

Trending