Connect with us

Berita Utama

The Falcons Siap Beri Kejutan !

Preview Rusia vs Arab Saudi

Published

on

LAGA pembuka Piala Dunia 2018 di Rusia, Kamis (14 Juni 2018) Pukul 22.00 WIB malam ini, akan mempertemukan tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi, di Stadion Luzhniki, Moskow.

Rusia dengan dukungan penonton akan tampil dengan menanggung beban sebagai tim yang diunggulkan, dimana dalam bursa mereka diunggulkan 1.1/4 (menang 2-0). Sementara Arab bakal menghadapi kesulitan karena akan bermain di suhu udara Moskow yang lumayan dingin 13 derajat celsius.

Timnas Rusia diunggulkan sebagai tuan rumah.

Rusia sendiri sebagai tuan rumah, belum memenangi pertandingan internasionalnya sejak Oktober lalu. Rusia takluk dalam pertandingan pra-Piala Dunia mereka oleh Perancis dan Austria, dan hanya mendapat hasil imbang melawan Turki.

Kemerosotan ini telah menyebabkan Rusia menjadi tim dengan peringkat terendah dalam turnamen 32 tim. Mereka menempati posisi ke-70 di peringkat FIFA. Namun pelatih Stanislav Cherchesov meyakini timnya mampu bangkit dan memberikan perlawanan pada tim mana pun. “Suasananya bagus. Kami akan mencapai tingkat yang kami rencanakan. Kami menjadi lebih segar,” kata dia.

Sementara itu, pelatih Arab Saudi, Juan Antonio Pizzi mengatakan timnya akan bermain tanpa rasa takut sekaligus menargetkan mereka menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan tuan rumah. Kekalahan saat laga pemanasan oleh Italia, Jerman dan Peru bukan persiapan terbaik bagi Arab Saudi saat mereka mengejar kemenangan pertama di putaran final Piala Dunia sejak 1994 dan penampilan perdana mereka di ajang kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu sejak 2006.

“Kami siap, kami tidak takut,” kata pelatih asal Argentina itu. “Kami berencana menjadi protagonis dan kami akan mencoba untuk lebih banyak mengendalikan permainan (Rusia). Tujuan kami adalah mengalahkan Rusia. Kami ingin mengukur diri melawan tim-tim terbaik di dunia.”

Kapten Saudi Osama Hawsawi mengatakan kekalahan dalam laga pemanasan tidak akan relevan ketika para pemain turun ke lapangan untuk membuka “acara olahraga paling penting”.

“Saya tidak berpikir kita harus fokus pada persahabatan kita,” katanya. “Yang penting adalah pertandingan besok, karena pertandingan Piala Dunia sangat spesial dan kami ingin memberikan yang terbaik dan kami akan melakukannya.”

Hawsawi mengatakan awal yang baik untuk turnamen itu penting jika Arab Saudi ingin menyamai prestasi “the Falcons” pada tahun 1994, yang sukses mencapai babak 16 besar di Piala Dunia Amerika Serikat.
“Saya pikir kami harus melakukan yang terbaik dan maju ke tahap berikutnya. Ini bukan tidak mungkin,” tambahnya. “Ada begitu banyak hal yang tak terduga di Piala Dunia. Kami fokus pada pertandingan pembukaan, yang akan mengatur nada untuk permainan berikutnya.”

Pertandingan ini merupakan pertemuan kali pertama bagi kedua tim di ajang turnamen internasional. Rusia maupun Arab Saudi pun masih saling meraba kekuatan masing-masing. Kedua tim juga sama-sama menyimpan kejutan. Rusia yang main di hadapan pendukung mereka sendiri, tentu akan bermain lebih spartan menghadapi tim dari Timur Tengah.

Yang menarik, kedua tim juga memiliki karakteristik permainan yang mirip. Rusia dan Arab Saudi sama-sama mengandalkan permainan cepat. Serangan-serangan menusuk dari sisi sayap juga kerap ditampilkan kedua tim pada laga-laga sebelumnya.

Rusia punya dua winger gesit seperti pemain Villareal, Denis Cheryshev, dan pemain sayap Spartak Moscow, Alexsandr Samedov. Mereka bisa menjadi andalan skuat arahan Stanislav Cherchesov saat menghadapi Arab Saudi.

The Green Falcons juga memiliki trio penyerang yang bisa diandalkan tim besutan Juan Antonio Pizzi. Mereka adalah Salem al-Dawsari, Yahya al-Shehri dan Fahad al-Muwallad. Trio lini depan ini memiliki reputasi yang cukup menakutkan dalam membongkar pertahanan lawan. Mereka bertiga juga sempat merasakan atmosfer kompetisi La Liga Spanyol dengan status sebagai pemain pinjaman.

Kedua tim juga memiliki kelemahan yang nyaris sama, yakni lemah dalam pertahanan, terutama dalam mengantisipasi serangan-serangan balik. Arab Saudi sendiri dalam beberapa bulan terakhir mencoba untuk menguatkan kemampuan bertahan di bawah arahan Antonio Pizzi.

Meski Arab Saudi dinilai sebagai tim lemah di Grup A, bukan mustahil bagi mereka membuat kejutan. Minimal Salem Al Dawsari bakal memberikan perlawanan sengit kepada tim tuan rumah sembari menunggu kesalahan lawannya nanti. Jika Rusia tidak bermain lepas, bukan tidak mungkin mereka akan ditahan Arab Saudi. Prediksi skor 1:1 cukup relevan dalam partai ini mengingat partai pembuka selalu sulit dimenangkan. (ts/sbr)

Prakiraan Susunan Pemain

Russia (4-1-4-1): Akinfeev; Kudryashov, Ignashevich, Granat, Fernandes; Zhirkov, Kuzyaev, Golovin, Samedov; Smolov

Saudi Arabia (4-2-3-1): Al-Mayoof; Al-Burayk, Osama Hawsawi, Omar Hawaswi, Shahrani; Ateef, Faraj; Dawsari, Jassam, Shehri; Muwallad. (***)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: