Connect with us

Sport

Bagaimana Uruguay Menahan Mbappe?

Kylian Mbappe. Striker Prancis berusia 19 tahun ini menjadi buah bibir di Piala Dunia 2018, terlebih ketika kecepatannya menggiring bola “memporak-porandakan” pertahanan Argentina. Mbappe termasuk pemain yang tidak jangkung untuk ukuran Eropa. Tingginya ‘hanya’ 178 cm, bandingkan dengan Pogba (191 cm).
Tinggi Mbappe hanya lebih tinggi 3 cm dibandingkan Antoine Griezmann (175cm).

Kecepatan Mbappe memang sensasional. Bahkan boleh dikata dia adalah pesepakbola tercepat di dunia saat ini. Kemampuan top sprint Mbappe tercatat 44,7 kilometer per jam (KPH). Kecepatannya itu mengalahkan pesepakbola Madrid asal Wales, Gareth Bale yang ‘hanya’ 35 kilometer per jam. Bahkan juara dunia sprinter asal AS, Usai Bolt yang mencatat top speed 37,5 km per jam di kejuaran dunia 100 meter tahun 2009, masih kalah dibandingkan Mbappe.

Kecepatan Mbappe ini tentunya akan mengerikan bagi Godin dkk di lini belakang Uruguay. Defender Argentina sudah merasakan bagaimana Mbappe yang ketinggalan 5 meter sekalipun, mampu melesat mendahului lawan dan menyentuh bola.

Kelebihan Mbappe, tembakannya juga terarah dan tidak membabi buta. Kredit poin lainnya, Mbappe tidak pernah lelah. Sebab itu, satu-satunya cara menahan Mbappe adalah dengan menjaganya secara berhadapan dan berlapis. Akan sulit bagi Mbappe untuk melewati Godin dkk jika berhadapan.

Itu yang dilakukan Australia, yang berhasil mematikan Mbappe dengan cara menjaganya dari depan dan berlapis. Satu pemain dilewati, masih ada pemain bertahan lainnya di belakang yang akan menjadi tembok kedua. Hal ini efektif, karena skill gocekan Mbappe belum sehebat Leonel Messi atau Cristiano Ronaldo.

Ketika merobek gawang Australia, Prancis ‘terpaksa’ harus membongkar dari lini tengah, dimana
Pogba dan Griezmann melakukan akselerasi tajam untuk menundukkan Tim Negeri Kangguru. Itupun Prancis hanya mampu menjebol 2 gol dan Australia mampu membalas dengan 1 gol.

Strategi ini kemungkinan yang akan diterapkan Uruguay. Luis Suarez dkk akan menunggu Prancis menyerang, baru kemudian melakukan counter attack ketika bola berhasil direbut. Kemampuan counter attack Uruguay sendiri akan sangat berbahaya bagi lini belakang Prancis. Luis Suarez dan Cavani merupakan duo striker yang sudah sehati dan mampu saling memberi (assist) satu sama lain. Sayangnya, diperoleh kabar bahwa Cavani tidak dalam kondisi prima, dan kemungkinan akan diturunkan sebagai pemain pengganti. Suarez kemungkinan akan ditandemkan dengan Stuani. Ini tentunya akan sedikit menguntungkan bagi Prancis. (friko poli)

Prediksi Line Up

Uruguay XI: Muslera, Caceres, Gimenez, Godin, Laxalt, Nandez, Torreira, Vecino, Bentancur, Stuani, Suarez

France XI: Lloris, Pavard, Varane, Umtiti, Lucas, Kante, Pogba, Mbappe, Griezmann, Tolisso, Giroud

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Utama

Ini Atraksi Base Jumping Franky Kowaas yang Menggemparkan

ATLIT ekstrem Sulut, Franky Kowaas telah berpulang, menyusul ditemukan jasadnya di balik reruntuhan Hotel Roa Roa yang ambruk di Palu, Selasa (02/10/2018).

Tak hanya Sulut, awan duka turut menyelimuti para penggiat dunia ekstrem di luar negeri. Itu karena nama pria yang akrab disebut Kengkang ini telah mendunia di dunia olahraga penggenjot adrenalin.

Salah satu olahraga bernyali yang digeluti Franky adalah Base Jump. Bahkan dia adalah Base Jumper pertama di Indonesia. Berikut video atraksi base jumpingnya di Malaysia yang sempat menghebohkan para base jumper dunia, ketika Franky mampu meloloskan diri dari maut.(ts)

Continue Reading

Berita Utama

Kalah Postur, Indonesia Waspadai Bola Atas UEA

16 BESAR SEPAKBOLA ASIAN GAMES 2018

JUMAT (24/08/2018) Pukul 16.00 WITA sore ini, Timnas Sepakbola Indonesia akan meladeni Uni Emirat Arab (UEA) di laga babak 16 besar cabang sepakbola putra, Asian Games 2018. Tim merah putih mewaspadai bola-bola atas UEA yang unggul postur badan.

Seperti diketahui, sejak 2017 Timnas Indonesia U-23 yang dilatih Luis Milla, selalu mencatatkan rekor buruk jika bertemu tim dari Timur Tengah. Dalam catatan, Indonesia ditaklukkan Suriah 2-3 dalam laga uji coba. Hasil buruk juga menghinggapi Timnas ketika dikalahkan Bahrain 0-1 di turnamen PSSI Anniversary Cup, April 2018. Terakhir, di Asian Games 2018, Timnas U-23 Indonesia dikalahkan Palestina dengan skor 1-2 di babak penyisihan Grup A.

Menatap laga sore nanti, Asisten pelatih Timnas U-23 Indonesia Bima Sakti mengakui, bahwa tim UEA unggul dalam postur pemain. Mereka juga memiliki pemain sayap yang bermain baik. “Di dalam latihan kami sudah mengantisipasi kelebihan UEA. Mereka tim yang bagus dan memiliki pemain dengan postur yang tinggi,” ujar mantan pemain Timnas ini. “Pemain sayap kanan mereka bagus sekali. Namun kami mewaspadai seluruh pemain mereka,” kata Bima seperti dikutip tirto.co.id.

Timnas U-23 UEA lolos ke babak 16 besar dari penyisihan Grup C. Dari tiga laga di Grup C, UEA mencatatkan dua kali kekalahan yakni dari Suriah dan Cina, serta satu kemenangan yakni dari Timor Leste. UEA sendiri menduduki peringkat ketiga klasemen Grup C dan lolos ke perdelapan final Asian Games 2018 melalui regulasi pemain U-23.

Dari tiga laga itu, UEA kebobolan empat gol dan mencetak lima gol. Catatan UEA ini lebih buruk ketimbang Indonesia. Indonesia lolos ke 16 besar dengan menyandang juara Grup A. Dari empat laga Indonesia, hanya sekali kalah kontra Palestina. Indonesia juga mencetak 11 gol dan kebobolan tiga gol dari empat laga sebelumnya.

Bermodal catatan tersebut, Indonesia punya peluang untuk menuntaskan dendam pada tim Timur Tengah sore nanti dengan tetap mewaspadai keunggulan bola atas tim lawan. (trt/sbr)

Continue Reading

Berita Utama

Heboh Foto CR7 Pose Uniform Juventus Bersama Keluarganya

Foto yang diunggah CR7 di instagramnya.

BINTANG sepakbola, Cristiano Ronaldo yang kerap dijuluki CR7 menunggah foto yang cukup menghebohkan di instagram. Dalam foto itu, pesepakbola Portugal tersebut mengenakan kekasihnya dan empat anaknya dalam kaos sepak bola Juventus, klub barunya setelah hijrah dari Real Madrid.

Dalam foto, Cristiano (33), terlihat memegang kembar berusia 14 bulan Eva Marie dan Mateo, sementara pacarnya, Georgina Rodriguez, memegang putri mereka yang berusia delapan bulan, Alana Martina.

Putra Cristiano yang berusia delapan tahun, Cristiano Jr, melengkapi gambar itu, berdiri di atas bola di tengah-tengah foto. Setiap anggota keluarga, termasuk si kembar, mengenakan seragam tandang Juventus yang menunjukkan kesetiaan Cristiano di rumah sepakbola barunya.

Bintang olahraga itu memberi cap gambar: ‘La famiglia bianconera! #finoallafine, ’yang merujuk pada julukan untuk Juventus.

Foto itu adalah kesempatan langka untuk melihat anak-anak Cristiano karena dia biasanya tidak menyukai anak-anaknya disoroti. Georgina (24) juga tak kalah gaya, mengikuti jejak pacarnya, dengan berbagi snap lucu anak-anak mereka bermain di lubang bola (foto lainnya).

Cristiano selalu terbuka tentang keinginannya untuk memiliki keluarga besar dan memancarkan kebapaan. Berbicara kepada Hello, Cristiano berkata: ‘Ini adalah perjalanan yang unik dan pribadi, tetapi sesuatu yang telah mengubah saya sepenuhnya’.

Itu telah menunjukkan saya hal-hal tentang cinta yang tidak pernah saya ketahui ada. Ini telah melembutkan saya dan memberi saya perspektif baru tentang apa yang benar-benar penting dalam kehidupan. Menjadi orang tua dan membesarkan keluarga saya, jujur ​​merupakan hak istimewa terbesar yang saya miliki. Saya menikmati setiap detiknya,” kata dia. (sbr/*)

Continue Reading

Berita Utama

Dokter Kaget dengan Hasil Tes Medis CR7 di Juventus

CRISTIANO Ronaldo (CR7) resmi menjadi pemain Juventus. Usai merampungkan kepindahannya dari Real Madrid dengan banderol mencapai 100 juta euro, Ronaldo pun melakukan serangkaian tes medis di Juventus pada Senin (16/07/2018) pagi waktu setempat.

Calciomercato mengklaim Ronaldo sudah lolos tes medis di J-Medical yang digelar sejak 09.00 pagi waktu setempat. Pusat medis Juventus tersebut terletak bagian tribune timur Juventus Stadium.
Menurut laporan Talksport, staff medis Juventus menemukan hal mengejutkan yang ada dalam tubuh pemain berusia 33 tahun itu.

“Dalam tes yang dilakukan Juventus sesuai regulasinya, didapati bahwa kapten Portugal itu memiliki kapasitas fisik seperti orang berusia 20 tahun,” tulis talkSPORT. Ronaldo cuma memiliki kadar lemak tubuh sebesar 7%, 3% persen lebih rendah ketimbang pesepakbola profesional lainnya.
“Ia juga memiliki massa otot 50%, atau empat persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata atlet profesional.”

Merujuk pada tabel dari data American Council on Exercise, kadar lemak optimal pria (non-atlet) pada rentang usia 19-24 saja berada pada kisaran 10,8%. Selain itu Ronaldo memiliki massa otot 50 persen, empat persen lebih tinggi dari rata-rata atlet berumur kepala tiga.

Adapun kecepatan tertinggi Ronaldo saat tampil di Piala Dunia 2018 adalah 33,95 km/jam.
Ronaldo memang diketahui memiliki pola hidup yang sehat dan juga latihan yang bagus sejak bermain di Manchester United. (ts/sbr)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: