Connect with us

Religi

Amankah Paskah Asia, Polda Sulut Kerahkan 870 Personil

PELAKSANAAN Perayaan Paskah Asia (Asian Ecumenical Youth Assembly dan Asian Easter Celebration) 2018 di Sulawesi Utara, mendapat pengamanan ketat dari Polda Sulut.

Informasi yang diperoleh dari Humas Polda Sulut yang dilansir tribratanews, sedikitnya 870 personil diturunkan untuk mengamankan iven internasional yang berlangsung 6 April hingga 12 April 2018 di wilayah Manado, Tomohon dan Minahasa tersebut.

Terkait persiapan pengamanan, Polda Sulut menggelar apel pasukan di halaman upacara Mapolda Sulut, Kamis (05/04/2018) lalu. Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Bambang Waskito memimpin langsung apel ini diikuti para Pejabat Utama Polda, termasuk anggota Polri maupun personil Pol PP. Nampak hadir juga Asisten 1 Pemprov Sulut Edison Humiang dan Kasat Pol PP Pemprov Steven Liow.

“Apel ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personil yang akan melaksanakan pengamanan. dengan demikian diharapkan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan optimal, sehingga pengamanan Asian Ecumenical Youth Assembly dan Asian Easter Celebration tahun 2018 dapat terlaksana dengan aman, kondusif dan terkendali,” ucap Kapolda.

Pertemuan Pemuda Ekumenis se-Asia dan Perayaan Paskah Asia ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan dan dihadiri bukan hanya dari negara-negara Asia tetapi juga negara-negara lainnya di luar Asia.
24 negara direncanakan akan hadir dalam acara tersebut, yaitu Argentina, Australia, Bangladesh, Kamboja, China, Filipina, India, Jepang, Korea, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, New Zealand, Pakistan, Singapura Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Timor Leste, Vietnam, Zimbabwe, Swedia dan Indonesia.

870 anggota pasukan pengamanan yang ada, menurut Kapolda, akan disebar di berbagai titik yang akan dijadikan lokasi kegiatan para peserta. “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari sikap-sikap arogansi, selalu pedomani aturan dan SOP yang berlaku guna menghindari kesalahan prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kapolda. (hms/pld/trb)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Utama

“Natal Membawa Hidup”

Ibadah Natal Kolom 1 GYMC Direfleksikan Lewat Fragmen

IBADAH Perayaan Natal Kolom 1 Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland (GYMC), bertempat di Kediaman Keluarga Sualang Karawoan, Sabtu (08/12/2018), direfleksikan lewat pementasan fragmen dan musikal bertemakan “Natal Membawa Hidup”.

ASM membawakan lagu Natal.

Pemasangan lilin natal.

Menariknya, pementasan drama Natal dimainkan sebagian besar oleh anggota kolom 1 dengan melibatkan unsur BIPRA (Bapa, Ibu, Pemuda/Remaja dan Anak Sekolah Minggu).

Seluruh anggota jemaat kolom 1 GYMC.

Diakhir ibadah, turut dibagikan diakonia untuk para pelsus, sekuriti dan petugas cleaning service. Pnt Careig Naichel Runtu SIP dalam sambutannya mewakili BPMJ GYMC menyatakan, berbagi kasih yang dilakukan jemaat kolom 1, merupakan hakiki dari spirit Natal itu sendiri.

Pemberian diakonia.

Penatua Kolom 1, Arther Ngantung didamping Syamas Feibe Karawaoan dalam kesempatan itu menyatakan, terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap seluruh undangan yang hadir, terlebih khusus seluruh anggota jemaat kolom 1 yang telah memberi diri bersama panitia HRG untuk menyukseskan perayaan natal pertama kolom tersebut. (ts/*)

Continue Reading

Berita Utama

“Pohon Terang” Berusia 80 Tahun itu Akhirnya Dilepas Steve….

Steve dan pohon natal bersejarah di keluarganya

SEJAK Tahun 1937 hingga saat ini, Keluarga Steve Rose memiliki tradisi setiap natal menggunakan “Pohon Terang” (Pohon Natal) yang sama.

Pohon natal itu sudah berusia 80 tahun dan dipakai keluarga ini setiap tahunnya sebagai dekorasi menyambut natal.

Namun Steve Rose (74), kini akan segera melelang pohon natal tua bersejarah di keluarganya itu. Pohon natal itu merupakan pohon natal versi pertama di dunia yang diproduksi masal untuk komersial 80 tahun silam.

Steve merasa sudah saatnya tradisi keluarga yang tinggal di Woolworths itu segera ditinggalkan.

“Sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal dan memberi orang lain kesempatan untuk pohon Natal yang sederhana ini”.

Pohon natal itu akan dijual bersama lampu-lampunya Mr Rose beserta pernak-perniknya, dan diperkirakan senilai £ 200-300.

Guru biologi yang sudah pensiun ini mengaku, harus melepas ‘barang pusakanya’, karena dia tidak memiliki anak untuk diwariskan pohon natal itu. (sbr/ts)

 

Continue Reading

Berita Utama

Suku di Papua Ini Akhirnya Bisa Baca Alkitab

Proses Terjemahan Butuh 27 Tahun

SALAH satu suku terbesar di Papua, kini bisa membaca Alkitab dengan bahasa ibu mereka sendiri. Pejabat Gubernur Papua Soedarmo mengapresiasi apa yang dilakukan Lembaga Alkitab Indonesia, mengingat proses penerjemahannya memakan waktu hingga 27 tahun.

“Bayangkan sebelumnya alkitab itu dari bahasa Jerman kemudian diterjemahkan ke bahasa Yali. Ini luar biasa dan patut diapresiasi,” ujar Soedarmo seperti dilansir TabloidJubi dalam lamannya.
Lebih lanjut Soedarmo mengatakan supaya masyarakat Yahukimo bisa menjadikan Alkitab sebagai pegangan dalam melaksanakan ibadah dan menjalani kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat harus bisa pahami dan hayati isi dari alkitab serta implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih khusus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” sambung Soedarmo. Klasis GKI bersama Schwelm Jerman meluncurkan Alkitab Bahasa Yali di Angguruk, Yahukimo. Rencananya, alkitab Bahasa Yali juga akan diluncurkan di Apahapsili, Kabupaten Elelim.

Alkitab bahasa Yali telah dicetak lebih dari 14.000 eksemplar, sementara Alkitab bergambar untuk anak anak berjumlah 4.000 eksemplar. (tbj/jwb)

Continue Reading

Berita Utama

SBANL: 2019, Honor Penyuluh Agama Non-PNS Naik 100 Persen

SBANL dalam pertemuannya dengan Dirjem Bimas Kristen Protestan, Kementrian Agama RI, Prof Dr Thomas Pentury (kiri)

ANGGOTA DPD RI asal Sulawesi Utara, Ir Stefanus BAN Liow (SBANL) membenarkan bahwa honorarium penyuluh agama non-PNS, dipastikan naik 100 persen tahun depan (2019).

“Tahun 2019 Honorarium Penyuluh Agama Non PNS akan dinaikan dari Rp 500.000 menjadi Rp 1.000.000 per bulan,” ungkap SBANL, Selasa (13/11/2018).

Hal ini didengarnya langsung dari Dirjen Bimas Kristen Protestan Kementerian Agama RI, Prof Dr Thomas Pentury, MSi.

Konfirmasi itu disampaikan Prof Pentury ketika ditemui SBANL yang datang untuk menyampaikan aspirasi dari Penyuluh Agama di Sulut.

Menurut Senator SBANL, kenaikan tersebut berlaku bagi Penyuluh Non PNS semua agama.

Lebih lanjut SBANL mengungkapkan bahwa sebagai wakil daerah, pihaknya  wajib meneruskan semua aspirasi ke kelembagaan/kementerian terkait, meski disadari belum tentu semuanya terpenuhi.

“Namun suatu kewajiban untuk disampaikan sebagai pertanggungjawaban moral dan politik ketika rakyat memberikan kepercayaan.,” tegas pria enerjik ini. (ts)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: