Connect with us

Berita Utama

Si Jenius Erica Kaunang, Kelas 2 SD Surati Presiden AS

WAWANCARA EKSLUSIF TRENSULUT.COM

Erica Kaunang. Meski sudah menjadi warga AS, namun tetap mencintai Indonesia.

NAMA pelajar berdarah Tatelu (Kabupaten Minahasa Utara), Erica Kaunang, terus menjadi buah bibir. Decak kagum datang dari berbagai kalangan terkait seabrek prestasi yang diukir siswa bangku terakhir SMA Brooklyn Latin School ini. Apalagi Erica kini masuk dalam daftar 500 siswa terbaik dan bertalenta di seluruh Amerika Serikat (AS).

Tak heran jika putri dari Joutje Kaunang dan Eva Tiovina Purba ini ‘diburu’ banyak universitas ternama AS, agar bisa menjadi mahasiswa mereka. Tawaran beasiswa pun bak jamur di musim hujan bagi si siswi jenius ini. Apalagi SMA Brooklyn School–salah satu sekolah terbaik di negeri Paman Sam–telah menyatakan Erica meski masih belajar di bangku akhir SMA, namun sudah dinyatakan lulus karena target kredit mata pelajarannya sudah terpenuhi.

Erica ketika masih balita.

Tak hanya perguruan tinggi, PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) pun ikut mengundangnya, bahkan Erica didaulat menjadi moderator dalam acara yang dihadiri siswa-siswa terbaik dari seluruh dunia. Nama Erica sendiri mulai dikenal di dunia pendidikan di AS, yakni ketika masih di usia belia, kelas 2 SD, dia menyurati George W Bush, Presiden AS pada waktu itu (Tahun 2008).

Pernah mendapatkan penghargaan dari Senator AS.

Dalam suratnya Erica yang masih 8 tahun mengkritik Bush dan meminta agar bisa menghentikan perang. Dan hebohnya, surat Erica itu dibalas Presiden Bush. “Terus terang kami orangtua tidak tahu waktu itu kalau Erica menulis surat kepada Presiden. Nanti dapat balasan dari Presiden Bush baru kami tahu ternyata di sekolahnya, dia mewakili siswa-siswa untuk menulis surat kepada presiden,” ungkap ayah Erica, Joutje Kaunang.

Joutje dan Eva–ibu Erica mengaku, sejak mendulang berbagai prestasi mulai dari SD hingga SMA saat ini, banyak yang bertanya kepada mereka, bagaimana cara mereka mendidik dan makanan apa yang dikonsumsi Erica sehingga bisa tumbuh sebagai anak yang bertalenta dan pintar. “Terus terang dulu Erica waktu mau diantar ke sekolah susah. Dia tidak mau masuk sekolah,” ungkap Joutje dan Eva senada ketika diwawancarai trensulut.com. (ts/bersambung)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 PT. Tren Sulut Media Cemerlang l By. MIT

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: