Connect with us

Daerah

Pohon Kehidupan

Oleh: Friko Poli

Published

on

KOH Samui adalah pulau terbesar kedua yang dimiliki negara Thailand dengan luas lebih dari 228 KM persegi. Koh Samui merupakan salah satu tempat wisata populer di Thailand, selain Bangkok dan Phuket. Mereka meraup 1,5 juta turis setiap tahunnya. Lalu apa yg menarik dengan Koh Samui?

Sumberdaya alamnya yg menonjol adalah pantai dan kelapa. Tak heran, begitu turis menapakkan kakinya di Koh Samui, turis langsung disambut dengan air kelapa muda sebagai minuman selamat datang (welcome drink). Juice kelapa, ice cream kelapa dan berbagai drink produk dari kelapa, tersedia.

Bagi warga Koh Samui, kelapa bukan lagi sekadar tanaman perkebunan. Namun merupakan bagian dari budaya masyarakat. Bagi mereka kelapa adalah “pohon kehidupan”.

Semua orang, mulai dari tukang masak hingga tukang kayu dan apapun profesinya, setiap hari tidak lepas dari yang namanya kelapa.

Konsumsi minuman, susu menyegarkan, makanan, pengasapan daging, kue, minyak, dan berbagai furniture, serta souvenir memakai kelapa. Bahkan untuk tradisi kematian (kremasi mayat), mereka menggunakan air kelapa untuk mencuci muka jenasah.

Berbagai masakan Thailand bumbunya banyak menggunakan produk kelapa, dari soal minyak goreng dan penyedap lainnya. Selain lezat, makanan tradisional Thailand kini banyak dicari karena dinilai menyehatkan. Itu karena penggunaan minyak kelapa.

Festival Coconut (festival dari produk kelapa) rutin digelar. Salah satu yang terkenal Koh Samui Coco Fest. Iven itu bukan hanya menarik turis, namun jadi ajang pertemuan warga yang membawa produk unggulannya, baik berupa kue, makanan, souvenir dan lainnya. Dan semua itu berasal dari produk bahan baku kelapa.

Festival menjadi ajang menampilkan kreativitas warga dari olahan kelapa. Mereka saling bertukar informasi dan mengais untung bersama dari manfaat kelapa, dari ujung nyiur sampai akar.

Sehingga ketika di negara lain seperti Indonesia, India dan Filipina berteriak karena harga kopra anjlok, Koh Samui dan Thailand pada umumnya, tetap tenang-tenang saja. Kelapa tetap memberi mereka kehidupan, karena kelapa sudah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan masyarakatnya….

Jauh dari Koh Samui, ada sebuah daerah yang dijuluki “Nyiur Melambai” (Sulawesi Utara). Bandaranya Sam Ratulangi. Siapa saja yang sudh menginjak kaki di bandara ini, dipastikan akan melihat nyiur melambai (pohon kelapa).

Dari balik jendela pesawat saja, penumpang langsung disambut nyiur melambai ketika pilot menyatakan “prepare for landing (@Bandara Sam Ratulangi).

Tapi bisa dipastikan, tidak semua orang yang telah menginjakkan kaki di Bumi Nyiur Melambai, juga telah menikmati air kelapa muda, kue kelapa (klapertart Manado) dan penganan khas lainnya dari kelapa, sampai mereka take off meninggalkan Bumi Nyiur Melambai ini. Termasuk kalangan turis Cina yang lagi booming ke Sulut. Itu kareba pariwisata kita belum terintegrasi dengan produk dan komoditi unggulan kita seperti Thailand.(fp)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: