Connect with us

Berita Utama

Bartagana dan P/KB GMIM Rescue Kirim Bantuan dan Relawan ke Palu

Tim Bartagana Siap Berangkat ke Palu.

Gelar Ibadah Sebelum Berangkat ke Palu.

BOHUSAMI Amatir Radio Tanggap Bencana (Bartagana) Sulawesi Utara bersama P/KB GMIM Rescue mengirimkan bantuan sekaligus relawan untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Keberangkatan tim yang dinakhodai langsung Erwin Tandaju ini, dilepas lewat ibadah yang dipimpin Pdt Daniel Mangundap MTh, Selasa (09/10/2018).

Menurut Erwin, kebutuhan makanan dan air minum serta sandang yang dibawa sepenuhnya atas upaya mandiri Bartagana dan P/KB Rescue yang secara bergotong-royong melakukan pengumpulan dana. “Kami memang tidak secepatnya langsung berangkat ketika bencana terjadi, karena kami terlebih dahulu melakukan penggalangan dana,” ungkap Erwin yang adalah Ketua Bartagana Sulut dan juga Ketua Pokja Penanggulangan Bencana P/KB Sinode GMIM

Ditambahkannya, ada tujuh relawan pria dan 1 wanita yang berangkat. Mereka selain menyalurkan bantuan, juga akan membantu tim rescue, baik untuk mengevakuasi korban, maupun membantu komunikasi dengan menggunakan radio amatir. Sebab selain bantuan makanan dan minuman serta sandang, tim juga membawa peralatan komunikasi.

Bartagana sendiri terkenal atas dedikasinya dalam berbagai penanggulangan bencana di Sulut. Hebatnya, organisasi yang sebagian besar merupakan amatir radio di Sulut ini dalam berbagai kegiatan untuk kemanusiaan tidak berharap pada bantuan pemerintah, melainkan melakukan berbagai penggalangan dana secara mandiri. Selain itu, para relawan Bartagana sudah teruji dalam berbagai penyelamatan bencana dan menjadi salah satu elemen pendukung Basarnas Manado dalam berbagai kegiatan penyelamatan.(ts)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Utama

Omset Menurun, GD Manado Pangkas Karyawan

Manado-Tempat Hiburan Malam (THM) Good Day Manado yang terletak di komplex Marina Plaza diduga mengalami ‘kerugian’ diawal tahun 2019. Hal itu terjadi dikarenakan kurangnya budjet hingga pengurangan karyawan harus menjadi langkah alternatif.

Tidak hanya itu saja, pemangkasan karyawan tersebut bisa dibilang mulai berkurangnya animo pengunjung. Betapa tidak, THM yang diketahui beroperasional selama seminggu full yakni dari senin sampai minggu, belakangan mulai redup dengan hilangnya sejumlah talent berpotensi diatas panggung.

“Kurang omzet di hari minggu, jadi owner (Ci) bilang kurangi dulu dihari minggu,” kata Hendra selaku Manager GDM beberapa waktu lalu.

Dan sesuai informasi yang dirangkum media ini bahwa, pengurangan juga dilakukan oleh pengelola di hari-hari yang lain.

“Saya dihubungi manager, kalau jadwal saya di hari rabu jangan masuk dulu, dengan alasan kurang budjet dihari itu,” kata salah-satu personil panggung yang enggan namanya dipublish.

Meski begitu, GDM terus meningkatkan kreatifitas lewat even untuk memulihkan kembali kepercayaan para penikmat hiburan malam di Kota Manado pada khususnya. (red)

Continue Reading

Berita Utama

Terkait PTSL, Saafa: Pemkot Jangan Berpangku Tangan

Syarifudin Saafa saat menerima aspirasi warga

Manado-Anggota DPRD Manado Syarifudin Saafa menerima aspirasi warga yang mempertanyakan soal program PTSL dari Badan Pertanahan Nasional (Pendaftaran Tanah Sertifikasi Langsung) yang mengratiskan kepengurusan dari masyarakat.

Informasi yang dirangkum media ini, warga yang memadati ruangan Komisi I DPRD Manado itu masing-masing membawa dokumen dan berkas kepengurusan tanah. Meski hanya seorang diri tanpa rekan-rekan anggota komisi bidang Hukum dan Pemerintahan itu, Saafa mengaku selalu menerima aspirasi warga dengan jumlah yang banyak.

“Saya seorang diri dan selalu menerima aspirasi warga yang datang dengan jumlah banyak, tapi tidak apa, mungkin yang lain sibuk,” ucap Ketua DPD PKS Sulut itu.

“Pemerintah akan mengakomodasi bekerjasama dengan pertanahan untuk membuka posko di kantor kelurahan. Karena target di tahun 2019, 21 ribu bidang tanah di kecamatan singkil-mapanget,” ujar Saafa Selasa (12/02) saat diwawancarai media ini.

Saafa sendiri menegaskan bahwa, pemerintah seharusnya lakukan administrasi mobile di tiap kampung terkait dengan PTSL tersebut.
“Saya menghimbau agar pemerintah kota bisa lebih proaktif, jangan berpangku tangan. Kasihan masyarakat harus terus mempertanyakan program pemerintah,” tegas Saafa. (rol)

Continue Reading

Berita Utama

Komisi I DPRD Sulut Bakal Panggil PP Pemilu

Ferdinan Mewengkang

Sulut-Jelang Pesta Demokrasi Pemilihan Umum tahun 2019, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) Adi Pangelu menegaskan, aturan bagi setiap peserta pemilu sudah jelas, dan dimintakan untuk dipatuhi. Lebih khusus menurutnya soal kampanye yang menggunakan fasilitas pemerintah seperti tempat ibdah dan pendidikan.

Lebih lanjut dijelaskan Pangelu bahwa, sosialisasi yang dilakukan peserta pemilu selama tidak melanggar aturan nomor 07 tahun 2017 poin 280 tidak akan menjadi masalah.

“Sah-sah saja kalau itu tidak melanggar. Sifatnya tidak melakukan kampanye saja. Kalau hanya ajakan untuk mengingatkan kewajiban para pemilih,” tandas Pangelu Selasa (12/02) di Manado.

Pangelu sendiri memastikan akan menindak tegas peserta pemilu yang melanggar aturan tersebut. “Tindakan tegas sudah pasti. Dan itu akan dilakukan sesuai tahapannya masing-masing,” ucap Pangelu saat diwawancarai media ini. (rol)

Continue Reading

Berita Utama

Musisi Ini Rayakan HUT di Tengah Genangan Air

Manado-Musisi sekaligus pencipta lagu Taleng Tanggo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 44 tahun dengan situasi memiriskan. Tepat dihari itu, rumahnya yang terletak di Kelurahan Mahawu lingkungan III tersebut terendam banjir.

Taleng Tanggo (Musisi dan Pencipta Lagu)

Tidak tanggung-tanggung, akibat kejadian itu, seluruh barang yang berada didalam rumah lenyap terbawa arus. Meski begitu, Tanggo sapaan akrabnya merasa bersyukur karena keluarga semuanya dalam keadaan selamat. “Abis samua kita pe barang-barang dirumah. tapi Alhamdulilah keluarga selamat, masih ada beberapa baju kerja yang tersisa,” kata Tanggo.

Akan hal itu, sejumlah ucapan belasungkawa datang dari rekan-rekan musisi dan seniman sulut. Bahkan rencananya akan meggelar ajang bakti sosial guna meringankan beban. Tanggo sendiri menyampaikan terima kasih atas ucapan belasungkawa, sekaligus ucapan selamat dari sejumlah kalangan pencinta musik.

“Terima kasih untuk ucapannya. Selain hanya bisa meminta ampun, Alhamdulilah juga bisa bertambah umur, ini teguran buat kita,” tandas lelaki berambut gondrong tersebut menutup. (rol)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: