Connect with us

Boltim

Pemilik Galian C Sepelekan Pemkab Boltim

PEMILIK galian c di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), rupanya hanya menganggap sepele imbauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait segera menggurus izin.

Buktinya, masih banyak galian c di Boltim tidak memiliki izin. Bahkan ada beberapa tahun terakhir tak megantongi izin namun tetap beroperasi. “Hampir semua galian c di Boltim tak kantongi izin. Kami selalu mengingatkan hingga mengunjungi kantor perusahaan, namun belum juga ada upaya menggurus izin,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boltim Harun Manoppo.

Disebutkannya, saat ini galian C di Boltim hanya satu perusahaan mengantonggi izin, yakni galian C di Desa Molobog, Kecamatan Motongkad. “Itupun mereka kembali diminta melengkapi dokumen izin, sebab ada wilayah tidak masuk dalam permohonan,” sebut Manoppo.

Kata dia, meskipun izin tambang kini menjadi kewenangan Pemprov Sulut, namun izin Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (ULP) sebagai syarat untuk mendapat rokomendasi operasional tambang masih kewenangan daerah. “Harus UKL dan UPL dulu, selanjutnya mengajukan permohonan izin tambang ke Pemprov Sulut,” ujar Manoppo.

Menurutnya, izin UKL dan UPL sangat penting sebagai bagian dari prosedur berjenjang dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA). “Galian C ada aturanya. Perusahaan dilarang melakukan operasi jika tidak lengkap dokumen, karena ini sangat merugikan daerah dan masyarakat,” tegasnya.

Terpisah, salah satu anggota DPRD Boltim Nasrudin Simbala mendesak agar instansi terkait bertindak tegas terhadap tambang ilegal. “Meskipun kewenangan tidak ada, namun koordinasi dengan Pemprov Sulut harus dimantapkan. Jika pelaku usaha tidak Koopratif tentu pemerintah harus mengambil keputusan tegas hingga menutup tambang,” saran Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. (fac)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bolmong

INI DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DPRD PROVINSI SULUT DAPIL IV (BOLMONG RAYA)

BERDASARKAN ketentuan Pasal 26 dan Pasal 28 ayal (3) Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, KPU Provinsi Sulawesi Utara telah menetapkan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diajukan oleh Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019. Berikut Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diumumkan KPU Provinsi Sulawesi Utara.

Daerah Pemilihan IV (Bolmong Raya)

Sumber: KPU Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Continue Reading

Boltim

Terkait Disiplin ASN, Ini Himbauan Bupati Sehan

BUPATI BOLTIM Sehan Landjar.SH bertindak sebagai inspektur upacara memimpin upacara rutin, Senin di halaman Kantor Bupati, tutuyan, Senin (4/12/2017).

Dalam sambutanya, beliau mengatakan apel di setiap hari senin mempunyai makna dan tujuan untuk meningkatkan disiplin kepada seluruh ASN dan diwajibkan kepada semua Pemda melalui instruksi pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas.

“Terutama kedisiplinan serta masalah kehadiran dan juga, maka dari itu agar semua ASN untuk lebih meningkatkan kualitas kerja,” ujarnya.

Lanjutnya mengingat bahwa bulan desember ini adalah bulan terakhir di tahun 2017, kita semua mempunyai tanggung jawab untuk mengelola APBD kita yang kurang lebih 600 milliar

“Tinggal beberapa hari lagi kita harus selesaikan dan ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk itu saya pada kesempatan ini menyampaikan kepada semua satuan kerja agar dapat menuntaskan program dan kegiatan yang sementara berjalan ataupun yang sudah selesai,”tuturnya.

Eyang juga mengisyaratkan jika satuan kerja di Boltim ini masih jauh dari jumlah normal kita “masih perlu kurang lebih dua ribu ASN tapi saya yakin ASN di Boltim mampu bekerja dengan baik sampai detik sekarang serta administrasinya dianggap baik itu yang utama,” tutup eyang. (fac)

Continue Reading

Boltim

Sekda Pimpin Upacara Peringatan HUT Korpri di Boltim

DALAM rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke 46 tahun, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Upacara Korpri di lapangan upacara depan Kantor Sekretariat Daerah. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Hi Muhammad Assagaf.

Lewat penyampaiannya, Sekda menekankan bahwa wajib hukumnya bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai aturan yang berlaku, serta mengacu pada tupoksi masing-masing.

“Korpri adalah wadah bagi Pegawai Republik Indonesia, untuk selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara,” kata Sekda dihadapan tamu dan undangan serta seluruh peserta upacara, Rabu (29/11).

Sekda berharap agar setiap anggota Korpri, senantiasa fokus pada intisari dari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Untuk itu, setiap anggota Korpri haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, bukan justru menjadi masalah bagi bangsa.

“Artinya teruslah melakukan inovasi agar pelayanan publik bisa lebih mudah dijangkau dan murah bagi masyarakat. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan pembangunan,” harap Sekda. (fac)

Continue Reading

Boltim

Assegaf : Guru Sosok Utama Dalam Dunia Pendidikan

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ir Hi Muhammad Assagaf mengatakan guru adalah sosok utama dalam satuan pendidikan. Hal itu disampaikan Sekda saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional ke-72 di halaman Kantor Bupati Boltim, Senin (27/11).

Dihadapan peserta upacara, Sekda mengingatkan pentingnya memuliakan Guru karena tidak ada yang sukses tanpa Guru. Semua pernah merasakan bimbingan Guru lewat pendidikan dan pembentukan karakter sehingga menjadi pribadi tangguh dan berhasil.

“Peringatan Hari Guru penting karena tanpa Guru kita tidak ada. Siapa lagi yang menghargai Guru kalau bukan kita,” tutur Sekda.

Sekda menghimbau agar tanggungjawab mendidik tidak semata dibebankan kepada Guru, tetapi secara moral merupakan tanggungjawab bersama.

“kita harus mendukung Guru. Jangan biarkan Guru sendirian membina generasi penerus. 80 persen adalah tugas kita untuk membina,” ujarnya.
Upacara turut dihadiri pelajar dan guru se Kecamatan Tutuyan serta ASN di lingkup Pemkab Boltim. (fac)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: