Connect with us

Berita Utama

Waspada ! Ada Oknum Caleg Edarkan Uang Palsu di Sulut

Barang bukti uang palsu yang ditemukan polisi di Bolmong.

UANG palsu kembali ditemukan beredar di Sulawesi Utara (Sulut). Ironinya, uang palsu dalam pecahan 50 ribu itu terungkap diedarkan seorang oknum calon legislatif (caleg).

Kasus ini terkuak menyusul penangkapan yang dilakukan  jajaran Polsek Bolaang. Jika sebelumnya Polisi hanya menemukan 13 lembar uang pecahan 50 ribu, kini mereka menemukan 26.5 juta uang palsu pecahan 50 ribu dari pengedar.

Hal itu disampaikan Kapolres Kota Kotamobagu AKBP Gani F. Siahaan, SIK, MH saat menggelar konferensi pers dengan sejumlah media di Mapolres Kotamobagu yang didampingi KBO Reskrim Iptu Hi. Syahroni, SIP dan Kasubag Humas AKP Saiful Tammu, Senin (3/12/2018) seperti dilansir tribratanews Polda Sulut.

“Pasca menangkap MM alias Man saat membeli BBM di SPBU Bolaang, Tim Reskrim melakukan pengembangan dan menemukan uang palsu 26.5 juta di rumah RM alias Ris,” terang Kapolres.

Selain uang, Handphone, laptop serta kendaraan yang digunakan tersangka turut diamankan.

Dari pengakuan tersangka, uang tersebut dicetak di salah satu Kota yang ada di Pulau Jawa. Uang tersebut diduga diedarkan di Sulawesi Utara dan baru ditemukan di wilayah Bolaang Mongondow.

Menurut Kapolres, MM juga tercatat sebagai calon anggota legislatif yang maju di PIleg 2019 dari salah satu partai. Diduga uang palsu yang didapat ini akan diedarkan pada pencalonannya.

Uang 26.5 juta itu ditemukan di rumah Ris di Desa Poigar Kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kasus tersebut terungkap saat MM membeli BBM di SPBU Desa Tadoy pada Rabu (21/11). Dengan menggunakan mobil Avansa merah Maron, MM kemudian membayar menggunakan uang pecahan 50 ribu kepada petugas. Namun karena merasa janggal dengan kondisi uang tersebut, akhirnya dilaporkan dan dilakukan pengejaran jajaran Polsek Bolaang dan berhasil diamankan.

MM diketahui sebagai warga Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow yang merupakan Caleg Kabupaten Kepulauan Talaud.

Hingga kini polisi terus mendalami kasus tersebut karena tidak menutup kemungkinan para pelaku akan bertambah.

“Untuk sementara dua orang kita tetapkan sebagai tersangka yakni MM dan RM. Dan tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka baru,” tandasnya. (trb/ts)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Utama

Omset Menurun, GD Manado Pangkas Karyawan

Manado-Tempat Hiburan Malam (THM) Good Day Manado yang terletak di komplex Marina Plaza diduga mengalami ‘kerugian’ diawal tahun 2019. Hal itu terjadi dikarenakan kurangnya budjet hingga pengurangan karyawan harus menjadi langkah alternatif.

Tidak hanya itu saja, pemangkasan karyawan tersebut bisa dibilang mulai berkurangnya animo pengunjung. Betapa tidak, THM yang diketahui beroperasional selama seminggu full yakni dari senin sampai minggu, belakangan mulai redup dengan hilangnya sejumlah talent berpotensi diatas panggung.

“Kurang omzet di hari minggu, jadi owner (Ci) bilang kurangi dulu dihari minggu,” kata Hendra selaku Manager GDM beberapa waktu lalu.

Dan sesuai informasi yang dirangkum media ini bahwa, pengurangan juga dilakukan oleh pengelola di hari-hari yang lain.

“Saya dihubungi manager, kalau jadwal saya di hari rabu jangan masuk dulu, dengan alasan kurang budjet dihari itu,” kata salah-satu personil panggung yang enggan namanya dipublish.

Meski begitu, GDM terus meningkatkan kreatifitas lewat even untuk memulihkan kembali kepercayaan para penikmat hiburan malam di Kota Manado pada khususnya. (red)

Continue Reading

Berita Utama

Terkait PTSL, Saafa: Pemkot Jangan Berpangku Tangan

Syarifudin Saafa saat menerima aspirasi warga

Manado-Anggota DPRD Manado Syarifudin Saafa menerima aspirasi warga yang mempertanyakan soal program PTSL dari Badan Pertanahan Nasional (Pendaftaran Tanah Sertifikasi Langsung) yang mengratiskan kepengurusan dari masyarakat.

Informasi yang dirangkum media ini, warga yang memadati ruangan Komisi I DPRD Manado itu masing-masing membawa dokumen dan berkas kepengurusan tanah. Meski hanya seorang diri tanpa rekan-rekan anggota komisi bidang Hukum dan Pemerintahan itu, Saafa mengaku selalu menerima aspirasi warga dengan jumlah yang banyak.

“Saya seorang diri dan selalu menerima aspirasi warga yang datang dengan jumlah banyak, tapi tidak apa, mungkin yang lain sibuk,” ucap Ketua DPD PKS Sulut itu.

“Pemerintah akan mengakomodasi bekerjasama dengan pertanahan untuk membuka posko di kantor kelurahan. Karena target di tahun 2019, 21 ribu bidang tanah di kecamatan singkil-mapanget,” ujar Saafa Selasa (12/02) saat diwawancarai media ini.

Saafa sendiri menegaskan bahwa, pemerintah seharusnya lakukan administrasi mobile di tiap kampung terkait dengan PTSL tersebut.
“Saya menghimbau agar pemerintah kota bisa lebih proaktif, jangan berpangku tangan. Kasihan masyarakat harus terus mempertanyakan program pemerintah,” tegas Saafa. (rol)

Continue Reading

Berita Utama

Komisi I DPRD Sulut Bakal Panggil PP Pemilu

Ferdinan Mewengkang

Sulut-Jelang Pesta Demokrasi Pemilihan Umum tahun 2019, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) Adi Pangelu menegaskan, aturan bagi setiap peserta pemilu sudah jelas, dan dimintakan untuk dipatuhi. Lebih khusus menurutnya soal kampanye yang menggunakan fasilitas pemerintah seperti tempat ibdah dan pendidikan.

Lebih lanjut dijelaskan Pangelu bahwa, sosialisasi yang dilakukan peserta pemilu selama tidak melanggar aturan nomor 07 tahun 2017 poin 280 tidak akan menjadi masalah.

“Sah-sah saja kalau itu tidak melanggar. Sifatnya tidak melakukan kampanye saja. Kalau hanya ajakan untuk mengingatkan kewajiban para pemilih,” tandas Pangelu Selasa (12/02) di Manado.

Pangelu sendiri memastikan akan menindak tegas peserta pemilu yang melanggar aturan tersebut. “Tindakan tegas sudah pasti. Dan itu akan dilakukan sesuai tahapannya masing-masing,” ucap Pangelu saat diwawancarai media ini. (rol)

Continue Reading

Berita Utama

Musisi Ini Rayakan HUT di Tengah Genangan Air

Manado-Musisi sekaligus pencipta lagu Taleng Tanggo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 44 tahun dengan situasi memiriskan. Tepat dihari itu, rumahnya yang terletak di Kelurahan Mahawu lingkungan III tersebut terendam banjir.

Taleng Tanggo (Musisi dan Pencipta Lagu)

Tidak tanggung-tanggung, akibat kejadian itu, seluruh barang yang berada didalam rumah lenyap terbawa arus. Meski begitu, Tanggo sapaan akrabnya merasa bersyukur karena keluarga semuanya dalam keadaan selamat. “Abis samua kita pe barang-barang dirumah. tapi Alhamdulilah keluarga selamat, masih ada beberapa baju kerja yang tersisa,” kata Tanggo.

Akan hal itu, sejumlah ucapan belasungkawa datang dari rekan-rekan musisi dan seniman sulut. Bahkan rencananya akan meggelar ajang bakti sosial guna meringankan beban. Tanggo sendiri menyampaikan terima kasih atas ucapan belasungkawa, sekaligus ucapan selamat dari sejumlah kalangan pencinta musik.

“Terima kasih untuk ucapannya. Selain hanya bisa meminta ampun, Alhamdulilah juga bisa bertambah umur, ini teguran buat kita,” tandas lelaki berambut gondrong tersebut menutup. (rol)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: