Connect with us

Berita Utama

Olly Perjuangkan Penerbangan Manado-Kinabalu, SHS Manado-Davao

Published

on

PENAMBAHAN akses penerbangan langsung Kota Manado ke luar negeri, bakal dibuka dalam waktu dekat ini. Dua kota yang dibidik yakni Davao di Filipina dan Kinabalu di Malaysia. Rute penerbangan Manado-Kinabalu sedang diupayakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, sedangkan rute Manado-Davao oleh mantan Gubernur Sulut yang adalah Dubes RI di Filipina, SH Sarundajang.

Guna mematangkan rute Manado-Kinabalu, Olly telah menandatangani kerjasama (MoU) dengan Menteri Pariwisata Negara Bagian Sabah Malaysia, YB Datuk Christina Liew di Sabah, Jumat (23/11/2019) lalu. Dubes RI untuk Malaysia yang dikenal sebagai big bos Lion Air Group, Rusdi Kirana turut berjuang bersama Olly.

Olly menilai, akses penerbangan langsung itu akan menguntungkan pariwisata Sulut, dengan harapan kunjungan Wisman ke Sulut akan masuk dari Kinabalu. Kinabalu sendiri terkenal sebagai daerah pariwisata di Malaysia. Sabah juga terkenal dengan perkebunan sawitnya yang disebut-sebut terbesar di Malaysia.

Di sisi lain, Pemerintah Filipina dan Indonesia dikabarkan telah menandatangani perjanjian, untuk membuka kembali penerbangan Davao City ke Manado di Sulawesi Utara, dalam waktu dekat ini.
Kebangkitan rute ini dinilai akan meningkatkan perdagangan, pariwisata dan investasi kedua negara.

Perjanjian ini ditandatangani Duta Besar Filipina untuk Indonesia Lee Hiong Wee dan Duta Besar Indonesia untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang, Sabtu (01 September) di Kedutaan Besar Indonesia lalu. Penetapan kembali penerbangan Davao-Manado dilaporkan sebagai buah diskusi Menteri Transportasi Arthur Tugade, Duta Besar Wee dan Duta Besar Sarundajang pada 31 Agustus 2018 lalu.

“Kami sangat senang dengan perkembangan ini. Ini menunjukkan bahwa pemerintah Filipina dan Indonesia sama-sama bekerja untuk meningkatkan hubungan bilateral, serta membuat kawasan lebih kompetitif dalam menghadapi tantangan global, ”kata Tugade dalam sebuah pernyataan Senin seperti dilansir media Filipina.

Sementara itu, DOTR Undersecretary untuk Bandara dan Penerbangan Kapten Manuel Antonio Tamayo mengatakan penerbangan Davao-Manado akan memperkuat perdagangan dan industri pariwisata di Filipina dan Indonesia. Pejabat transportasi juga mengatakan bahwa maskapai Filipina akan mengirim tim ke Manado untuk menilai kelayakannya dalam beberapa hari ke depan.

Sementara sebuah perusahaan penerbangan berbiaya rendah dari Indonesia juga menyatakan minatnya untuk melayani penerbangan Manado – Davao. Diperoleh informasi, penjajakan rute ini kemungkinan dimulai Desember 2018 dari rencana reguler yang disiapkan tiga bulan awal di tahun depan. (ts/sbr)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: