Connect with us

Berita Utama

Danlanal dan Ketua ORARI Talaud Berenang Evakuasi Mayat Peterjun TNI

Danlanal Melonguane dan Ketua ORARI Talaud saat mengevakuasi korban di Perairan Kiama.

PETERJUN TNI AL, Serda M. Hadi Kurniawan yang hilang di perairan Talaud, berhasil ditemukan di Perairan Kiama dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (14/02/2018) lalu. Menariknya, penemuan dan evakuasi terhadap jenazah Serda Hadi, tak lepas dari peranan Ketua ORARI Lokal Talaud, Arfan M. Rauf (YB8UTI) bersama Danlanal Melonguane, Letkol (Mar) M. Maftukin.

Pihak TNI dan ORARI menggunakan speed boat untuk menjangkau lokasi korban.

Pasalnya, setelah lokasi Serda Hadi ditemukan di perairan Kiama oleh seorang nelayan, informasi pertama diperoleh Arfan Rauf (Ketua ORARI Lokal Talaud). Arfan kemudian langsung menyampaikan informasi ini kepada pihak TNI AL setempat.

“Saat itu lokasi penemuan korban berada di perairan berjarak 100 meter dari dermaga Polair Talaud. Begitu informasi ini disampaikan, pihak TNI AL langsung mengerahkan speed boat menuju lokasi. Saya bersama Danlanal dan tiga anggota Lanal menuju lokasi yang ditunjuk nelayan,” ungkap Rauf kepada trensulut.

Sesampainya di lokasi, terlihat korban sudah meninggal. Bahkan mayatnya menebar bau. Hal itu membuat sejumlah masyarakat nelayan yang berada di lokasi enggan untuk turun ke air, sehingga Danlanal bersama Rauf turun langsung dengan cara berenang mengevakuasi korban.

Jenazah korban dibawa ke Manado dengan pesawat.

“Saya dengan Danlanal Pak Maftukin berenang mengevakuasi mayat korban yang memang sudah bau. Kami kemudian angkat korban ke speed dan membawa ke darat,” kisah Rauf.

UPACARA

Jenazah korban kini sudah dibawa ke Manado. Suasana haru menyelimuti upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah Serda M. Hadi Kurniawan, di Bandar Udara Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (14/02/2018) siang. Bertindak selaku Inspektur Upacara, yakni Danlanal Melonguane, Letkol (Mar) M. Maftukin.

Upacara dihadiri oleh Dan Pasmar I, Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, Sekda Kabupaten Kepulauan Talaud, Adolf Binilang bersama Asisten I, Alex Sahadullah dan Wakapolres Kepulauan Talaud, Kompol Maria Buida, dengan pasukan upacara terdiri dari peleton TNI AL dan Sabhara Polres Kepulauan Talaud.

Diketahui, Serda M. Hadi Kurniawan merupakan seorang peterjun TNI AL yang dinyatakan hilang saat mengikuti latihan gabungan terjun tempur Korps Marinir TNI AL di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (07/02/2018) lalu.

Korban diduga kehilangan kendali parasutnya akibat cuaca buruk saat mengikuti latihan tersebut. Jenazah korban ditemukan oleh seorang nelayan bernama Astoni Apena, di perairan Desa Kiama Induk, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (14/02), sekitar pukul 07.00 WITA.

Usai upacara, jenazah langsung diterbangkan menuju Manado, selanjutnya ke Surabaya, Jawa Timur menggunakan pesawat CN-235 milik TNI AL.

Dituturkan Wakapolres sesaat usai upacara, keluarga besar Polres Kepulauan Talaud turut berduka cita atas meninggalnya Serda M. Hadi Kurniawan. “Semoga almarhum diampuni kesalahannya dan diterima amal pengabdiannya oleh Tuhan Yang Maha Kuasa serta keluarga diberi ketabahan,” ujarnya seperti dilansir tribaratanews polda Sulut. (ts/trb)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Utama

“Natal Membawa Hidup”

Ibadah Natal Kolom 1 GYMC Direfleksikan Lewat Fragmen

IBADAH Perayaan Natal Kolom 1 Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland (GYMC), bertempat di Kediaman Keluarga Sualang Karawoan, Sabtu (08/12/2018), direfleksikan lewat pementasan fragmen dan musikal bertemakan “Natal Membawa Hidup”.

ASM membawakan lagu Natal.

Pemasangan lilin natal.

Menariknya, pementasan drama Natal dimainkan sebagian besar oleh anggota kolom 1 dengan melibatkan unsur BIPRA (Bapa, Ibu, Pemuda/Remaja dan Anak Sekolah Minggu).

Seluruh anggota jemaat kolom 1 GYMC.

Diakhir ibadah, turut dibagikan diakonia untuk para pelsus, sekuriti dan petugas cleaning service. Pnt Careig Naichel Runtu SIP dalam sambutannya mewakili BPMJ GYMC menyatakan, berbagi kasih yang dilakukan jemaat kolom 1, merupakan hakiki dari spirit Natal itu sendiri.

Pemberian diakonia.

Penatua Kolom 1, Arther Ngantung didamping Syamas Feibe Karawaoan dalam kesempatan itu menyatakan, terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap seluruh undangan yang hadir, terlebih khusus seluruh anggota jemaat kolom 1 yang telah memberi diri bersama panitia HRG untuk menyukseskan perayaan natal pertama kolom tersebut. (ts/*)

Continue Reading

Berita Utama

Belanda Ingin Tutup 4 Penjaranya karena Tidak Ada Lagi Tahanan

PEMERINTAH Belanda berencana menutup empat penjaranya, karena tidak lagi punya tahanan. Pertimbangan penutupan ini adalah berdasarkan catatan angka kejahatan terendah sejak 1980.

Badan nasional statistik CBS dalam data yang dirilis pada awal 2018 ini menyebutkan, hanya terdapat 49 kejahatan per 1.000 penduduk.

Sejak 2013 lalu, pemerintah Belanda melaporkan bahwa mereka telah menutup 28 penjaranya. Tutupnya penjara-penjara ini adalah sebuah pertanda bahwa tidak lagi banyak orang yang melanggar hukum di Belanda.

Bahkan, pemerintah sempat mencari segala cara agar penjaranya tidak ditutup dengan bekerja sama dengan pemerintahan Norwegia untuk menampung tahanan dari negara yang terkenal dengan keindahan auroranya itu.

Turunnya jumlah tahanan di Belanda ini tidak lepas dari cara mereka memperlakukan tahanan. BBC mencatat kalau tidak sampai 10% tahanan yang kembali di tangkap dan dijebloskan ke penjara dalam kurun waktu dua tahun setelah dilepaskan. (kps/ts)

Continue Reading

Berita Utama

“Pohon Terang” Berusia 80 Tahun itu Akhirnya Dilepas Steve….

Steve dan pohon natal bersejarah di keluarganya

SEJAK Tahun 1937 hingga saat ini, Keluarga Steve Rose memiliki tradisi setiap natal menggunakan “Pohon Terang” (Pohon Natal) yang sama.

Pohon natal itu sudah berusia 80 tahun dan dipakai keluarga ini setiap tahunnya sebagai dekorasi menyambut natal.

Namun Steve Rose (74), kini akan segera melelang pohon natal tua bersejarah di keluarganya itu. Pohon natal itu merupakan pohon natal versi pertama di dunia yang diproduksi masal untuk komersial 80 tahun silam.

Steve merasa sudah saatnya tradisi keluarga yang tinggal di Woolworths itu segera ditinggalkan.

“Sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal dan memberi orang lain kesempatan untuk pohon Natal yang sederhana ini”.

Pohon natal itu akan dijual bersama lampu-lampunya Mr Rose beserta pernak-perniknya, dan diperkirakan senilai £ 200-300.

Guru biologi yang sudah pensiun ini mengaku, harus melepas ‘barang pusakanya’, karena dia tidak memiliki anak untuk diwariskan pohon natal itu. (sbr/ts)

 

Continue Reading

Berita Utama

Wawali Manado: Tidak Ada Main Mata di Seleksi CPNS Manado

Wakil Walikota Manado, Mor Bastiaan.

TIDAK ada main mata dan sistem jatah-jatahan dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Manado 2018. Semua dilakukan secara transparan dan tidak ada rekayasa.

Hal ini ditegska  Wakil Walikota (Wawali) Manado Mor Dominus Bastiaan SE.

Saat ini selemsi menghasilkan 50 peserta seleksi yang dinyatakan lulus Passing Grade, dan 149 lainnya bakal lulus dengan sistem Ranking nantinya.

“Seleksi CPNS Kota Manado beberapa waktu lalu telah dilakukan se-transparan mungkin. Tidak ada main mata apalagi jatah-jatahan, karena hasil penilaian dalam seleksi CPNS tersebut ditentukan melalui sistem. Jadi tidak ada intervensi untuk menentukan siapa-siapa yang lulus,” tukas Wawali Mor Bastiaan, Senin (03/12/2018).

Menurutnya, sering kali terjadi salah pemahaman dan salah pengertian di tengah masyarakat, karena informasi yang disampaikan kurang transparan dan tidak mudah dimengerti.

Oleh sebab itu, Wawali mengajak masyarakat untuk melihat informasi penerimaan CPNS di website Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Manado.

Wawali Mor Bastiaan menambahkan, bagi mereka yang lulus Passing Grade, masih harus melanjutkan pada tahapan berikutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat. “Jadi meski para peserta CPNS sudah lulus Passing Grade, bukan tidak mungkin mereka tidak direkrut karena batasan jumlah formasi yang ada,” ujar Wawali Mor.

Kepala BKD Manado Corry Tendean SH menjelaskan, alokasi formasi yang diberikan pemerintah pusat untuk Kota Manado pada penerimaan CPNS tahun 2018, sebanyak 199 formasi. Sedangkan mereka yang lulus Passing Grade dalam SKD yakni 50 orang. Dalam SKB nanti, terdapat 323 peserta yang terdiri dari 50 peserta yang lulus Passing Grade dan 273 peserta Ranking. “Dari 50 peserta yang lulus Passing Grade, ada 9 yang gugur karena kelebihan peserta,” jelas Tendean. (hms/ts)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: