Connect with us

Berita Utama

Cemburu Berujung Maut, Ini Penjelasan Pelaku

Published

on

AK alias Untus (22) warga Teling lingkungan I kecamatan Wanea ditangkap Tim Resmob Polda Sulut Sabtu (31/8/2019) dini hari, sekitar pukul 01.49 Wita.

Pelaku dalam penjelasaanya mengaku dirinya marah terhadap korban karena diduga mengganggu pacarnya. Iptu Batara Indra yang memimpin penangkapan tersebut mengatakan.

“Korban dan tersangka teman dekat, namun sesuai pengakuan tersangka, dia marah kepada korban karena diduga korban mengganggu pacarnya,” ujar Batara yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Pineleng ini, Sabtu (31/08/2019).

Lanjutnya, selain melakukan kasus pembunuhan, tersangka juga seorang residivis kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam dan masih bebas bersyarat.

Pelaku sendiri terpaksa mendapatkan hadiah timah panas dikarenakan mencoba lakukan perlawanan saat akan ditangkap oleh polisi. Tidak tanggung-tanggung, timah panas tersebut bersarang di kedua kaki pelaku.

“Saat akan ditangkap, tersangka mencoba melawan, sehingga anggota saya mengambil langkah tegas, dengan menembak ke dua kaki tersangka,” katanya.

Saat ini barang bukti berupa pisau besi putih juga diamankan di tangan tersangka.

“Tersangka ditangkap saat bersembunyi di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut, Sabtu (31/8/2019) dini hari, sekitar pukul 01.49 Wita,” jelasnya.

Setelah dirawat di rumah sakit Bhayangkara, tersangka bersama barang bukti pisau besi putih digiring ke Mapolresta Manado. (rol)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: